Entry: Cinta Terlarang Friday, February 23, 2007



“ Mas, aku pulang dulu “

“ Loh, memangnya kamu dijemput? “

“ Dijemput kok mas! “

“ Dengan pacarmu? “

Kamu berusaha mengalihkan pandangan dari mataku, dan menjawab dengan ragu

“ Iya mas. Maaf, aku pulang duluan ya mas”

“ Iya. Hati-hati ya! “ jawabku sambil  memandang kepergianmu.

……

Aku bersandar pada dinding kampus sambil berkata dalam hati, “ mungkin bener yang anak-anak bilang. Gua ini bego! Dari sekian banyak wanita di kampus ini kenapa juga gua milih dia? Wanita yang sudah memiliki kekasih. Hm… tapi kalo dipikir-pikir apa gua salah ya melakukan semua ini? Apa gua gila karena mencintainya? Jujur,… gua sendiri gak tau tuh yang namanya cinta. Ah gak tau deh! pusing kalo terus mikirin ini! “

…..

Beberapa hari yang lalu temenku bilang kalo ada cewek yang mau kenalan dengan aku.

“ Ini nih nomor telponnya, udah elo telpon aja deh! ajak jalan, kalo cocok kan enak! “

Aku menolak tawaran temenku itu tetapi dia tetap memaksa aku untuk menelpon cewek itu.

“ udah deh, elo nih kenapa sih? Telpon aja terus elo ajak jalan! Cantik kok orangnya! Kalo nanti setelah elo ketemu dan gak cocok, gpp yang penting elo telpon dia dulu dan ajak dia jalan, oke!”

“ ah, nggak ah! Satu aja udah pusing! Gua gak mau tambah pusing lagi !”

Dan mereka pun menertawakan aku. Seolah mereka berkata “ satu yang mana? Cewe orang maksud loe? Hahahaha…. “

“ dasar bego loe! Kok mau aja sih diduain sama cewe? “

Ah terserah deh mereka mau bilang apa, yang penting aku mencintainya dan aku sayang banget sama dia.

Memang terkadang sakit juga melihat dia pergi dengan pacarnya tapi aku bisa apa, saat ini statusku bukan siapa-siapa!

Walau aku tahu dia juga menyayangi aku, tetap saja aku tidak bisa berbuat banyak. Aku tidak bisa menahannya untuk pergi dengan pria itu dan meluangkan lebih banyak waktunya untukku.

Hm…. Seandainya aku yang menjadi pertama…..

Sudahlah! Biarkan saja semuanya berjalan. Untuk saat ini aku harus bisa menerima kenyataan dan berusaha menikmati cinta terlarang ini.

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments